Sitename

Description your site...

August 24, 2017
interbola

Akademi La Liga Buka Peluang Pemain Indonesia Berkiprah Di Eropa

Akademi La Liga Buka Peluang Pemain Indonesia Berkiprah Di Eropa

Peluang pemain Indonesia untuk berkiprah di Eropa semakin terbuka. Itu lantaran, Akademi Sepakbola La Liga bakal segera dibuka di Indonesia dalam waktu dekat. Akademi Sepakbola La Liga hadir di Tanah Air berkat kerja sama antara pihak La Liga dengan Estrellas de Futbol (EDF).
Program terbaik dalam pengembangan pemain usia muda pun disiapkan dalam La Liga Akademi ini. “Ada tiga alasan yang membuat kami ingin membuka La Liga Akademi di Indonesia.

Pertama, Indonesia adalah negara yang penting untuk kami, melihat pasar sepakbolanya yang sangat besar. Kedua, adanya ini akan membuat kami lebih dekat dengan fans kami di Indonesia,” ujar Vicente Casado, managing director of International development La Liga Football Academy dalam jumpa persnya di salah satu hotel ternama di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (15/6) siang.

“Dan yang ketiga, kami ingin membantu grassroot dan sepakbola profesional di Indonesia,” tambahnya.

Lebih lanjut, Casado memaparkan betapa pentingnya pembinaan usia muda. Hal itu yang membuat pihaknya bersama EDF begitu antusias untuk memberikan edukasi sepakbola terbaik bagi para pemain muda Indonesia. Nantinya, para pemain muda Indonesia yang ikut akademi ini bakal dilatih langsung oleh para pelatih yang didatangkan khusus dari Spanyol. Bahkan, para pelatih itu juga akan memberikan pelatihan kepada pelatih lokal.

“Tentu mereka hadir bukan hanya untuk seminggu, tapi sepanjang tahun. Kami telah berdiskusi dengan EDF, minimal dua atau tiga pelatih dihadirkan langsung dari Spanyol,” tegas Casado.

Dia pun tak menampik dalam akademi tersebut bakal dilakukan pemantauan pemain yang bisa saja dikirimkan ke Spanyol untuk berlatih atau bermain dengan klub di sana. “Ya, saya pikir kami bekerja untuk itu. Namun untuk memulainya tentu tidak akan mudah. Kami punya beberapa contoh seperti Arthur Irawan yang bermain sejak usia muda di Espanyol dan Malaga. Saya rasa, kita akan bisa melihat beberapa pemain Indonesia bermain di Spanyol ke depannya,” jelasnya.

Hal senada juga dituturkan Enoch Tan selaku CEO EDF. “Mungkin bisa saja bukan hanya di La Liga tapi juga EPL (English Premier League) atau di negara-negara Eropa lainnya, karena mereka memiliki jaringan yang bagus di sana,” ucap Tan.

“Kami mengkonsep akademi ini bukan hanya sekadar untuk rekreasi pemain muda bermain sepakbola di akhir pekan. Tapi bagaimana membentuk mereka menjadi pemain profesional ke depannya. Artinya, mereka akan diarahkan mulai dari teknik, gaya hidup, karakter, dan segalanya yang dibutuhkan untuk menjadi pesepakbola profesional,” jelasnya.

Eks pemain Espanyol Arthur Irawan sebagai duta La Liga pun berharap hadirnya akademi ini bisa membantu pesepakbola muda Indonesia menjadi lebih baik. Dia memaparkan, rencananya akademi ini akan mulai dibuka pada September 2017.

“Mungkin awalnya akan dimulai di Jakarta lebih dulu baru akan ekspansi ke kota-kota lain di Indonesia. INi menjadi kesempatan yang luar biasa buat pemain muda kita. La Liga sendiri ingin ikut membantu memajukan sepakbola Indonesia,” ujar penggawa Persija Jakarta itu.

Sementara itu, Sihar Sitorus selaku wakil ketua Staf Ahli Timnas Indonesia menyambut baik adanya Akademi Sepakbola La Liga di Indonesia. “La Liga tentu punya program yang diharapkan bisa diterapkan di sepakbola kita, demi kemajuan sepakbola kita. PSSI tentunya mengapresiasi ini karena juga akan memicu ketertarikan dari pihak luar negeri lainnya untuk masuk ke sepakbola Indonesia. Sehingga diharapkan bisa membawa sepakbola Indonesia menjadi lebih baik,” ucap Sihar.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below